Konsep Angkringan Rojo Lele ini memang sedikit berbeda dengan angkringan pada umumnya. Tempatnya memang masih berkonsep
angkringan tradisional, tapi kualitas makanannya terutama nasi menjadi poin utama angkringan ini. Konsep angkringan
yang merakyat, terbuka, serba bacem dan bakar sengaja ditonjolkan maka mayoritas pengunjungnya masih mendapatkan suasana angkringan tradisional.
Pak Syam sebagai pemilik angkringan ini memang
mengusung konsep angkringan generasi baru. Tongkrongannya masih ala angkringan tradisional tapi sajiannya disetel di level sedikit lebih tinggi. Nasinya sengaja
dipilihkan beras berkualitas rojo lele, bacemnya berkelas manis-manis legit, wedang jahenya panas-panas pedes, es tehnya dingin-dingin manis dan
wedang jeruknya anget-anget manis karena menggunakan gula kristal (gula batu ).
Inilah konsep angkringan yang mengadopsi filosofi WTMP. Apa itu WPMP ? Warung Tegal tapi Menu Padang. Tongkrongannya angkringan tapi kualitasnya restoran . . .he . . .he . . .he
Suasana angkringan tradisional sengaja tetap ditonjolkan. Sajian di atas meja besar, anglo yang selalu menyala, suasana yang akrab terlihat sangat kentara di angkringan yang buka sejak jam lima sore sampai jam sebelas malam ini.
Inilah konsep angkringan yang mengadopsi filosofi WTMP. Apa itu WPMP ? Warung Tegal tapi Menu Padang. Tongkrongannya angkringan tapi kualitasnya restoran . . .he . . .he . . .he
Suasana angkringan tradisional sengaja tetap ditonjolkan. Sajian di atas meja besar, anglo yang selalu menyala, suasana yang akrab terlihat sangat kentara di angkringan yang buka sejak jam lima sore sampai jam sebelas malam ini.
Setiap malam bergerombol tamu dengan
didominasi anak-anak muda dari berbagai komunitas. Kaskuser klaten, juga sering
menghabiskan malam minggunya di tempat ini. Tempat ini memang sangat nyaman
untuk kumpul dengan banyak teman atau sekedar ngobrol berdua saja. Akringan rojo
lele ini berbentuk bangunan permanen terletak di Pro Liman Bramen yang merupakan
jalur lingkar baratKlaten.
Karena bentuknya adalah sebuah warung dengan bangunan
permanen, nongkrong di angkringan Rojo Lele terasa lebih homy, tidak terasa
dingin dibanding kalau nongkrong malam di angkringan pada umumnya. Setting interiornya
pun seperti layaknya warung, kursi-kursi panjang, serta meja yang juga
memanjang. Ditambah tempat lesehan yang berbentuk panggung kecil menambah
nikmatnya suasana menghabiskan malam di tempat ini. Dapur yang juga dalam satu
ruangan, dibuat terbuka, jadi kita bisa menyaksikan bagaimana minuman di racik
mas Conan sebagai Master Chef andalan di tempat ini.
Di tengah warung terdapat sebuah wadah kedap
panas yang difungsikan untuk menjaga kehangatan semua gorengan yang disajikan
di tempai ini. Wadah yang dikelilingi piring-piring plastic ini menjadi jujugan
utama pengunjung yang baru datang. Tempe goreng, tahu goreng, bakwan memperoleh kehangatan di tempat ini. Kehangatan semua gorengan
memang sengaja dipertahankan sebagai ciri khas di angkringan Rojo Lele.
Menu utama makanan adalah brongkos, menu yang kami sarankan kalau anda pertama kali ke sini. Brongkos di sini rasanya sunguh istimewa Yaitu makanan tradisional bekuah hitam dengan isi irisan tahu, kulit buah mlinjo serta sayuran lain, dengan perpaduan cabe rawit utuh dan rempah yang pas di lidah.
Makan brongkos bisa dipadu dengan dengan lauk yang ada, seperti tempe goreng, oseng tempe, sate usus, ayam goreng, dan banyak yang lain.
Untuk minuman, yang sepesial adalah teh poci, teh yang diseduh dan
disajikan dengan poci, menggunakan gula kristal. Minuman lain yang tidak kalah sepesial adalah wedang asem, wedang jahe, serta wedang tape, semuanya disajikan dengan gula kristal.
Untuk menuju angkringan Rojo Lele ini, anda bisa
akses melalui banyak jalur. Dari arah Jogjakarta anda bisa
masuk ke kota Klaten dengan mengambil lingkar barat. Setelah melalui jalan yang
berkelok-kelok kira-kira 2,5 km dari kantor pemda Klaten maka akan sampai di
proliman Bramen.
Dari arah Jatinom atau Boyolali anda juga bisa menemukan dengan mudah. Saat anda sudah memasuki daerah Gergunung anda sudah dekat. Jika sudah menemukan lampu merah pertama sebelah MAN Klaten anda belok kanan. Sekitar tiga menit maka anda akan menemukan tugu Pro Liman Bramen. Di situlah angkringan Rojo Lele nangkring dengan manis.
Dari Arah Solo anda juga bisa menuju angkringan Rojo Lele ini dengan gampang. Dari Terminal lama yang sekarang berdiri bangunan Masjid Raya Klaten, silakan anda memperlambat laju kendaraan anda. Setelah GOR Gelar Sena belok kanan. Ketemu lampu merah silakan belok kiri. Lampu merah kedua lurus sekitar tiga menit anda akan sampai di Pro Liman Bramen. Ketemu deh . . .
Di Proliman Bramen itulah angkringan Rojo Lele siap menyambut hangat kedatangan anda.
Dari arah Jatinom atau Boyolali anda juga bisa menemukan dengan mudah. Saat anda sudah memasuki daerah Gergunung anda sudah dekat. Jika sudah menemukan lampu merah pertama sebelah MAN Klaten anda belok kanan. Sekitar tiga menit maka anda akan menemukan tugu Pro Liman Bramen. Di situlah angkringan Rojo Lele nangkring dengan manis.
Dari Arah Solo anda juga bisa menuju angkringan Rojo Lele ini dengan gampang. Dari Terminal lama yang sekarang berdiri bangunan Masjid Raya Klaten, silakan anda memperlambat laju kendaraan anda. Setelah GOR Gelar Sena belok kanan. Ketemu lampu merah silakan belok kiri. Lampu merah kedua lurus sekitar tiga menit anda akan sampai di Pro Liman Bramen. Ketemu deh . . .
Di Proliman Bramen itulah angkringan Rojo Lele siap menyambut hangat kedatangan anda.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar