Ini rumus serba guna. Meskipun saya tidak tahu siapa yang
pertama menyusun rumus ini, tapi yang jelas, prinsip ini telah digunakan oleh orang-orang kaya di
dunia, dan mereka mengakui bahwa
ini adalah prinsip yang bagus.
Banyak orang beranggapan bahwa langsung menjadi kaya adalah berkah, namun tidak demikian halnya
dengan pengalaman beberapa orang yang pernah menjadi kaya dengan tiba-tiba
alias OKB. Tidak sedikit diantara mereka yang merasakan kekayaannya justru
menjadi musibah dalam hidupnya.
Menurut rumusan di atas, seharusnya orang tidak
berfikir kaya lebih dahulu. Tapi yang pertama harus dilakukan adalah Menjadi (Be) dulu dan Melakukan (Do)
terlebih dahulu, setelah itu
baru mendapatkan hasil yaitu Menjadi Kaya (Have).
Sebab jika anda tidak memulainya dari Menjadi (Be) dulu dan Melakukan (Do)
dahulu untuk Menjadi Kaya (Have), tetapi tiba-tiba anda langsung menikahi janda kaya dengan
asset sebesar tiga triliun, maka ini
bukan berkah sepenuhnya tapi baru separoh berkah.
Anda masih harus
menyelesaikan pekerjaan membangun mental orang kaya. Kalau tidak maka anda akan tetap miskin. Kalau anda secara mental, mindset, tingkah laku anda, habit anda, atau Do anda adalah orang
miskin walaupun sekarang
anda telah kaya, maka anda akan tetap miskin
juga.
Begitu
pula sunnatullah bekerja dalam kehidupan kita. Kesuksesan yang paling indah untuk dinikmati adalah kesuksesan yang
diperoleh secara bertahap sesuai sunnatullah dalam pencapaian kesuksesan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar