Semua kerja yang berbasis
hati selalu mengalami fluktuasi. Iman ada kalanya naik ada saatnya turun. Emosi kadang tegangan tinggi kadang bertegangan rendah. Cinta ada
kalanya membesar ada saatnya jatuh bahkan tertimpa dan tertutupi oleh benci.
Demikian juga dengan kebencian, kadang dia membesar kadang dia susut.
Tidak ada orang yang full terus
berada dalam perasaan mengalami perasaan positif sepanjang hari, demikian juga
tidak ada orang yang terus menerus merasakan perasaan negatif. Perpaduan diantara
keduanya itulah yang sering terjadi. Jika kombinasinya lebih banyak pada
perasaan baik maka itu pertanda baik. Dan sebaliknya jika perasaan buruk yang
lebih dominan maka pertanda hari anda akan jelek, keputusan-keputusan anda hari
itu akan jelek, inspirasi cenderung tertutupi, kreatifitas macet, bibit
permusuhan bakal tumbuh. Itu sisi negatifnya.
Tapi perasaan buruk juga
punya sisi positif. Kadang dia hadir untuk berbagi sinyal sebagai tanda
peringatan buat kita. Ketika perasaan negatif itu hadir sesungguhnya dia berniat
baik yaitu memberitahukan bahwa sedang ada sesuatu yang kurang beres pada diri kita.
Rasa takut pada ketinggian memberi sinyal pada anda bahwa jatuh dari tower
lantai sembilan itu bisa berakhir di kuburan. Takut membuka cabang foto kopi di
depan sekolah yang baru itu artinya dia member sinyal bahwa anda karus
melakukan kalkulasi ulang mengenai bisnisplan anda. Deg-degan saat presentasi proposal
marketing itu artinya anda harus lebih serius lagi memeloti angka-angka hasil
riset bagian litbang dan seterusnya. Itulah pentingnya rasa takut, dia
berfungsi sebagai alat pengontrol sinyal.
Dengan tanda peringatan
inilah sebetulnya anda di sadarkan bahwa anda harus memperbaiki diri, kalau tidak,
emosi negatif ini akan membawa anda ke tempat-tempat yang berbahaya dan
merugikan diri anda. Coba anda tidak punya rasa takut, tidak solat tenang-tenang
saja, tilawatil qur’an tidak lancer tidak punya beban, membaca buku agama
sangat jarang tapi merasa cukup ilmu. Coba . . .apa kata dunia ?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar