Sudah menjadi sunnatullah bahwa kesuksesan membutuhkan perjuangan. Semakin berat perjuangan yang dilakukan maka hasil perjuangan itu akan semakin legit terasa.
Sebab itu maka Allah sering membungkus kesuksesan dengan cover yang tidak enak dipandang, dengan rasa yang pahit, bermandi peluh dan membosankan. Agar lebih berat dicapainya, agar lebih legit rasanya.
Dengan begitu maka kita dituntut untuk mengeluarkan kesabaran yang lebih, sekaligus kerja yang lebih keras. Karena itu skills dan kemalasan, ilmu dan kebodohan, santun dengan kekasaran, sabar dan ketergesaan senantiasa kita pertarungkan untuk membuktikan mana yang menang.
Kemenangan dan kekalahan dalam pertarungan itulah yang akan menjadi bibit kesuksesan atau kegagalan hidup kita.
Tapi jangan khawatir sebab secara sunnatullah, Allah selalu memberikan balasan yang melebihi dari yang kita usahakan.
Konsepnya begini, jika kita mendekati kepada Allah sedepa maka Allah akan mendekat kepada kita sehasta. Jika kita berjalan menuju Allah maka Allah akan menjemput kita dengan berlari kecil.
Di sini berlaku hukum pertanian, yaitu hasil panen selalu berlipat dari jumlah benih yang kita tanam.
Dan hukum ini berlaku umum, baik pada bisnisman saat berbisnis, pelajar saat menuntut ilmu, santri saat mengaji, professional saat mengejar karier, saat kita merayu mertua dan seterusnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar